Koperasi dan UMKM | 10-Apr-2026

Disperindagkop-UKM Bangka Tengah: Pelaku UMKM meningkat hingga 26 ribu

Koba, Babel,, 09/4 (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sepanjang 2025 hingga Maret 2026 meningkat sebanyak 26 ribu pelaku.

“Setiap tahun jumlah UMKM terus bertumbuh, sebagai bukti bahwa sektor ini sangat penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Bangka Tengah Irwandi di Koba, Kamis.

Pada tahun 2025, jumlah pelaku UMKM di Bangka Tengah tumbuh menjadi 25 ribu. Kenaikan tersebut, terus terjadi pada Januari hingga Maret 2026 bertambah1.000 pelaku. Sehingga, total kenaikan jumlah pelaku UMKM mencapai 26 ribu.

Jumlah pelaku UMKM tersebut, tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Koba, Kecamatan Pangkalan Baru, Kecamatan Sungai Selan, Kecamatan Simpang Katis, Kecamatan Lubuk Besar, Kecamatan Namang.

Irwandi mengatakan, pemerintah daerah secara konsisten mendorong pertumbuhan UMKM melalui berbagai program, antara lain penyaluran bantuan peralatan usaha yang disesuaikan dengan jenis usaha yang dijalankan masyarakat.

Pihaknya juga melakukan pendataan secara berkala untuk memantau jumlah dan perkembangan UMKM di daerah tersebut.

Menurut dia, upaya penguatan sektor UMKM tidak hanya difokuskan pada penyediaan sarana dan prasarana saja, tetapi juga melalui pembinaan kewirausahaan. 

Langkah ini dilakukan agar pelaku UMKM mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas jangkauan pasar.

“Kami membantu mengembangkan pasar produk UMKM, termasuk mendukung aspek kemasan dan label halal,” ujarnya.

Irwandi mengatakan, pertumbuhan UMKM menjadi indikator pergerakan ekonomi hingga ke tingkat pedesaan dan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

“UMKM tetap menjadi konsentrasi kami karena sektor ini mampu memperkuat ekonomi masyarakat dengan serapan tenaga kerja yang cukup besar,” kata dia.

Ia mengatakan, ke depan pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan dan pelaku usaha besar, guna membuka akses permodalan yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

Ruang digitalisasi, kata dia, juga menjadi salah satu fokus pengembangan agar pelaku UMKM mampu memanfaatkan platform daring dalam memasarkan produk dan meningkatkan daya saing di pasar yang lebih luas.

Pihaknya juga berupaya mendorong peningkatan kualitas produk UMKM melalui pelatihan dan pendampingan, sehingga mampu memenuhi standar pasar, baik di tingkat regional maupun nasional.

"Kita berharap UMKM di Bangka Tengah dapat terus tumbuh berkelanjutan serta menjadi pilar utama dalam memperkuat struktur ekonomi daerah," ujarnya.


Pewarta : Ahmadi
Editor : Feny Aprianti

Berita terkait

|

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.

SEKILAS

Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.

Copyright © 2026 | Powered by Bumi Alumni