Koperasi dan UMKM | 17-Apr-2026
Palembang, 16/4 (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan pihaknya berkomitmen membantu produk lokal milik pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah mengakses pasar luar negeri.
"Sepanjang 2025, kami memfasilitasi 662 pelaku UMKM dari berbagai daerah di Tanah Air menjajaki pasar ekspor," kata Wamendag Dyah Roro Esti pada acara kuliah umum bersama mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) di Kampus Unsri Palembang, Sumatera Selatan, Kamis.
Untuk memfasilitasi pelaku UMKM melakukan ekspor produknya, menurut Dyah, ada tiga program utama Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang bisa dimanfaatkan.
Program itu yakni pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar luar negeri, dan program dari lokal untuk global.
"Bagi pelaku UMKM yang tertarik memanfaatkan program tersebut dapat menghubungi timnya di Kemendag," ujarnya.
Dia menjelaskan, selain memfasilitasi pelaku UMKM mengakses pasar luar negeri, pihaknya terus
berupaya mengembangkan kewirausahaan nasional.
Jumlah UMKM secara nasional sekarang ini mencapai 64,2 juta usaha yang 26 juta usaha di antaranya usaha nonpertanian, mampu menyerap 120 juta tenaga kerja dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sekitar Rp9,5 triliun.
Untuk mengembangkan kewirausahaan nasional, pihaknya mendorong anak-anak muda termasuk mahasiswa berani mencoba merintis usaha.
"Merintis usaha bisa dimulai sejak masih duduk di bangku kuliah secara kecil-kecilan atau kerja sama dengan pemilik usaha waralaba," ujar Wamendag Dyah Roro Esti.
Sementara Wakil Rektor I Unsri Prof Rujito Agus Suwignyo pada kesempatan itu mengatakan pihaknya sebagai institusi pendidikan tinggi memiliki komitmen kuat mendukung lahirnya 'young entrepreneurs' yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, dan berdaya saing global.
Melalui berbagai program pengembangan kewirausahaan mahasiswa, inkubasi bisnis, serta kolaborasi dengan dunia industri, Unsri berupaya membangun ekosistem yang kondusif bagi tumbuhnya jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Mahasiswa saat ini adalah pelaku ekonomi masa depan, dengan dukungan kebijakan yang tepat, akses pasar, serta pemahaman terhadap dinamika perdagangan nasional dan global, generasi muda Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi.
Untuk itu, kehadiran Wakil Menteri Perdagangan di kampus Unsri Palembang menjadi sangat penting dan strategis.
"Kami berharap, melalui insight Wamendag Dyah Roro Esti, mahasiswa Unsri dapat memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai peluang dan tantangan di bidang perdagangan, serta bagaimana memposisikan diri sebagai entrepreneur muda yang kompetitif," harap Prof Rujito.
Sedangkan Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang saat mendampingi Wamendag menambahkan pihaknya mendorong lahirnya pelaku usaha muda dengan membuat program 'Sultan Muda'.
Melalui program tersebut pada 2026 ini ditargetkan lahir 1.000 pelaku usaha muda baik dari kalangan kampus perguruan tinggi maupun masyarakat umum, kata Wagub Cik Ujang.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Zaenal Abidin
Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.
Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.