Koperasi dan UMKM | 23-Apr-2026
Jakarta, 22/4 (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti mengajak para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar global dengan memanfaatkan perjanjian-perjanjian dagang antara Indonesia dengan negara-negara strategis.
“Beberapa hal yang kami lakukan di Kementerian Perdagangan adalah untuk mengamankan pasar-pasar internasional tersebut melalui berbagai perjanjian dagang. Hal ini juga bisa dimanfaatkan sebetulnya oleh para pelaku usaha kita, tentunya,” kata Wamendag Roro di Jakarta, Rabu.
Adapun beberapa contoh perjanjian dagang tersebut antara lain Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) dan Perjanjian Perdagangan Preferensial Indonesia-Tunisia (IT-PTA).
Kemudian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Peru (IP-CEPA) dan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) antara Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia (EAEU).
“Dengan kita mengamankan pasar di Uni Eropa, kita mengamankan pasar di Latin Amerika, kita mengamankan pasar di Eurasia termasuk negara seperti Rusia, belum lagi di internal ASEAN, sehingga banyak sekali potensi pasar yang kemudian bisa kita maksimalkan,” ujar Roro.
Selain memperluas akses pasar produk-produk lokal ke panggung global, Wamendag mengatakan pemerintah juga mengamankan pasar dalam negeri, khususnya di tengah kondisi geopolitik yang cukup menantang saat ini.
“Arahan Bapak Presiden Prabowo (Subianto) adalah negara Indonesia harus survive, negara Indonesia harus tetap berdaya, dan pertumbuhan ekonomi nasional harus tetap jalan, harus tetap meningkat dengan berjalannya waktu,” kata dia.
Lebih jauh, Roro juga mengatakan perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam roda perekonomian Indonesia. Ia menggarisbawahi sebanyak 64,5 persen dari penggerak UMKM di dalam negeri merupakan perempuan.
“Ini suatu hal yang saya rasa penting untuk kita ketahui bersama, penting untuk kita sadari bahwa ternyata perempuan mempunyai peran yang sangat amat andil terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan,” ujar dia.
Maka dari itu, Wamendag juga mendorong pelaku UMKM perempuan untuk lebih berdaya saing dan bisnisnya naik kelas melalui pemanfaatan platform perdagangan digital dan berbagai program dukungan dari pemerintah.
“Oleh karena itu, sangat butuh pendampingan, khususnya bagi masyarakat Indonesia dan teman-teman di sini yang saya yakin sudah menggunakan mode ataupun gadget untuk pemasaran produk. Ini knowledge ini yang harus kita tingkatkan,” kata Roro.
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor : Zaenal Abidin
Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.
Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.