Koperasi dan UMKM | 31-Jul-2026

Lapas Banjarmasin cetak 30 warga binaan jadi pelaku UMKM sablon

Banjarmasin, 31/7 (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), mencetak 30 warga binaan sebagai calon pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sablon melalui pelatihan bersertifikat guna mendorong lahirnya produk bernilai ekonomi.

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah, di Banjarmasin, Kamis, menyerahkan sertifikat keterampilan kepada 30 warga binaan yang telah menyelesaikan pelatihan sablon sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian melalui dukungan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelindo Regional 3 Subregional Kalimantan.

“Peserta dibekali dengan keterampilan menyablon kaos, mug, dan pembuatan lanyard kartu identitas melalui pendampingan instruktur Rumah Kaos Warna Banjarbaru yang mengajarkan teknik penyablonan, penggunaan peralatan, hingga proses produksi, agar peserta mampu menghasilkan produk bernilai jual dan siap dikembangkan menjadi usaha mandiri,” ujarnya.

Dia mengatakan pelatihan tersebut menjadi upaya membangun kemandirian ekonomi warga binaan melalui peningkatan keterampilan produktif sekaligus menjadi cikal bakal lahirnya produk UMKM baru dari Lapas Banjarmasin yang dapat dipromosikan kepada masyarakat luas.

“Semoga pelatihan ini bermanfaat bagi warga binaan, mudah-mudahan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat, dan kami berharap pelatihan ini menjadi cikal bakal lahirnya produk UMKM baru, sehingga hasil karya sablon dapat dipromosikan kepada masyarakat luas,” katanya pula.

Konsultan Program TJSL PT Pelindo Regional 3 Subregional Kalimantan Rafy Setya mengapresiasi antusiasme warga binaan selama mengikuti pelatihan dan berharap kolaborasi tersebut mampu memotivasi lebih banyak peserta mengembangkan keterampilan produktif yang dapat menjadi sumber penghasilan setelah kembali ke masyarakat.

Seorang peserta pelatihan berinisial DY mengaku bersyukur memperoleh kesempatan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, karena mendapatkan keterampilan menyablon kaos, mug, dan membuat lanyard kartu identitas yang diyakini dapat menjadi bekal untuk merintis usaha secara mandiri setelah menyelesaikan masa pidana nanti.

Melalui program tersebut, Lapas Kelas IIA Banjarmasin dan PT Pelindo Regional 3 Subregional Kalimantan berupaya melahirkan produk-produk kreatif yang memiliki daya saing dan nilai jual, sekaligus mencetak calon pelaku UMKM baru yang berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat setelah warga binaan menyelesaikan masa pembinaan.


Oleh Tumpal Andani Aritonang
Editor :
Berita terkait

|

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.

SEKILAS

Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.

Copyright © 2026 | Powered by Bumi Alumni