Koperasi dan UMKM | 09-Sep-2026

Pemkab Pasaman Barat data UMKM terdampak bencana untuk terima banpres

Simpang Empat, Sumbar, , 08/9 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM melakukan pendataan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu untuk memperoleh bantuan presiden (Banpres).

"Kita diminta oleh Kementerian UMKM untuk mengusulkan UMKM yang terdampak bencana. Nantinya akan diverifikasi oleh pihak kementerian," kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (DPKUKM) Agusli di Simpang Empat, Selasa.

Menurut dia, Kementerian UMKM meminta Pemkab Pasaman Barat mengusulkan 4.055 calon penerima bantuan dari presiden. 

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya telah menyurati camat dan nagari (desa) agar bisa mendata UMKM yang terdampak bencana. Nanti calon penerima bantuan itu akan diverifikasi oleh tim Kementerian UMKM.

"Bagi yang lolos verifikasi akan diberi bantuan uang senilai Rp3 juta per UMKM dengan ditransfer langsung tanpa potongan ke rekening pelaku UMKM," ujar dia.

Ia menegaskan tidak ada pungutan biaya sedikitpun untuk pendataan calon penerima bantuan presiden tersebut. UMKM bisa mendaftar melalui format Google Form.

Jika ada pelaku UMKM yang datang ke kantor DPKUKM maka akan diberikan arahan untuk mendaftar sesuai format yang ada, lanjutnya. 

"Kepada pelaku UMKM saya tegaskan tidak ada pungutan dalam bentuk apapun. Daftarkan saja sesuai syarat yang diminta," ujar dia.

Dia menjelaskan di antara syarat yang harus dilengkapi adalah foto copy Kartu Tanda Pendudukan elektronik, Kartu Keluarga, bukan ASN, Polri, TNI, karyawan BUMN dan Karyawan BUMD.

Lalu, ia mengatakan yang bersangkutan atau pelaku UMKM tersebut tidak sedang menerima KUR atau pembatasan perbankan lainnya serta foto copy NIB bagi yang memiliki.

"Ini kesempatan bagi UMKM memperoleh bantuan presiden untuk penambah modal berusaha. Kita hanya mengusulkan dan yang menentukan layak atau tidak menerima tergantung hasil verifikasi tim dari Kementerian UMKM. Hingga saat ini sudah ada sekitar 2.000 UMKM yang mendaftar," katanya menjelaskan
 


Pewarta : Altas Maulana
Editor : Virna P Setyorini
Berita terkait

|

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.

SEKILAS

Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.

Copyright © 2026 | Powered by Bumi Alumni