Koperasi dan UMKM | 08-Oct-2026
Simpang Empat, 07/10 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyiapkan 123 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak bencana hidrometeorologi mengikuti pelatihan penguatan yang akan di hadiri oleh Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza di Kota Bukittinggi.
"Kegiatan itu akan diadakan pada 15-16 Oktober 2026. Kegiatan ini sangat penting karena dalam rangka penguatan UMKM yang terdampak bencana," kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Pasaman Barat Agusli di Simpang Empat, Rabu.
Menurutnya kegiatan ini tentu akan memberikan penguatan kepada pelaku UMKM yang terdampak bencana alam dalam upaya menata kembali manajemen, jaringan usaha, permodalan dan lainnya.
Pihaknya saat ini telah menyiapkan 123 pelaku UMKM dengan berbagai usaha seperti pedagang kecil, pengrajin tas, kuliner dan jenis usaha lainnya.
Dia menyebutkan lebih dari 3.000 UMKM terdampak imbas bencana alam yang terjadi pada akhir 2025.
"Pelatihan ini diadakan oleh Kementerian UMKM yang berlokasi di Kota Bukittinggi. Pesertanya terbatas dari kabupaten/kota yang ada di Sumbar," katanya.
Dia menjelaskan pelaku UMKM yang ada saat ini sangat perlu diberikan semangat untuk kembali bangkit kembali.
Bencana tidak hanya merusak sarana dan prasarana usaha, tetapi juga mengganggu produksi, rantai pasok, distribusi, akses pasar, hingga hubungan usaha dengan konsumen.
"Kita juga telah mengusulkan bantuan ke Kementerian UMKM yang terdampak bencana untuk memperoleh bantuan presiden," ujar dia.
Dia mengharapkan UMKM yang diusulkan nantinya semuanya memperoleh bantuan banpres yang direncanakan sebesar Rp3 juta.
Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.
Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.