Koperasi dan UMKM | 21-May-2026

Dekranasda Banten cetak wirausaha baru lewat pelatihan rajut

Serang, 20/5 (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten terus berupaya mencetak wirausaha baru yang kreatif dan mandiri, khususnya dari kalangan perempuan dan generasi muda, guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga melalui pelatihan kerajinan rajut.

Ketua Dekranasda Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, di Serang, Rabu, mengatakan pelatihan merajut menjadi salah satu jembatan strategis untuk menumbuhkan ekonomi kreatif berbasis kerakyatan.

Hal tersebut disampaikan nya menanggapi Bimbingan Teknis (Bimtek) Penumbuhan Wirausaha Baru Membuat Kerajinan Tangan dari Benang Rajut yang digelar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

"Artinya, kita dorong juga para ibu rumah tangga untuk dapat membersamai anak-anak di rumah terkait dengan kegiatan-kegiatan yang positif namun tetap produktif secara ekonomi," kata Tinawati.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan kelompok-kelompok usaha baru yang nantinya akan terus dibina dari sisi mutu dan kualitas produk agar memiliki daya saing pasar yang kuat.

Terlebih, Provinsi Banten tengah bersiap menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII pada 2032. Momentum olahraga berskala nasional tersebut dinilai akan membuka peluang ekonomi yang sangat besar bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), termasuk perajin rajut.

Sementara itu, Kepala Disperindag Provinsi Banten, Iwan Hermawan, menyebutkan bahwa produk rajutan merupakan salah satu hasil industri kecil menengah (IKM) yang memiliki pangsa pasar potensial di Banten.

Menurut Iwan, bimbingan teknis tersebut merupakan bagian dari upaya masif pemerintah daerah dalam melakukan pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan pemerataan ekonomi.

"Keterampilan merajut ini diharapkan terus tumbuh. Meskipun tidak semua peserta nantinya menekuni kegiatan ekonomi kreatif, beberapa di antaranya diyakini akan berkembang pesat seiring berjalan nya waktu," ujarnya.

Iwan juga mengapresiasi dukungan penuh dari Ketua Dekranasda Banten dalam memajukan IKM lokal. Sebagai informasi, kegiatan bimtek ini turut melibatkan Saung Rajut Banten (Saraba), yakni komunitas perajin sekaligus pusat kursus merajut di Kota Serang yang berfokus pada pemberdayaan perempuan. Komunitas ini aktif memproduksi berbagai produk turunan rajut bernilai jual tinggi, mulai dari tas, sarung bantal, aksesori bayi, hingga kipas rajut.


Oleh Desi Purnama Sari
Editor : Sambas
Berita terkait

|

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.

SEKILAS

Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.

Copyright © 2026 | Powered by Bumi Alumni