Koperasi dan UMKM | 25-Jun-2026

Bea Cukai asistensi UMKM untuk bersaing di pasar internasional

Banda Aceh, 25/6 (ANTARA) - Bea Cukai Lhokseumawe, Provinsi Aceh terus memberikan asistensi atau pendampingan kepada usaha mikro kecil dan menengah agar mampu bersaing di pasar internasional.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Bea Cukai Lhokseumawe Vicky Fadian di Lhokseumawe, Rabu, mengatakan pendampingan tersebut diberikan untuk membangun ekosistem usaha yang positif serta UMKM yang berorientasi ekspor.

"Kami terus memberi pendampingan atau asistensi kepada UMKM agar mampu bersaing di pasar internasional, sehingga pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh dapat meningkatkan," katanya dalam pertemuan Kementerian Keuangan Satu Lhokseumawe dengan Bank Indonesia.

Pertemuan tersebut dihadiri unsur Kementerian Keuangan Satu Lhokseumawe di antaranya Bea Cukai Lhokseumawe, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Lhokseumawe, serta unsur Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lhokseumawe dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Lhokseumawe.

Dia menjelaskan pendampingan yang diberikan kepada UMKM di antaranya edukasi kepabeanan, pemberian fasilitas ekspor, serta asistensi dalam meningkatkan kualitas produk agar dapat diterima pasar internasional.

"Kami juga siap berkolaborasi untuk mendorong semakin banyak UMKM yang berorientasi ekspor. Kami juga berkomitmen membantu UMKM agar mampu bersaing di pasar internasional," katanya.

Vicky Fadian juga menegaskan kesiapan Bea Cukai untuk terus bersinergi dengan seluruh anggota Kementerian Keuangan Satu Lhokseumawe dengan Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Sinergi antar-instansi menjadi kunci dalam membangun ekosistem usaha yang sehat, terutama melalui penguatan asistensi kepada UMKM yang berorientasi ekspor," kata dia.

Kepala KPPN Lhokseumawe Kurniawan mengatakan sekitar 80 hingga 85 persen kapasitas fiskal pemerintah daerah di wilayah kerja KPPN Lhokseumawe masih ditopang oleh transfer ke daerah (TKD).

"Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan sektor ekonomi produktif dan peningkatan kemandirian daerah melalui pengembangan investasi, UMKM, dan aktivitas ekspor yang mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian lokal," kata Kurniawan.


Pewarta : M.Haris Setiady Agus
Editor : Maximianus Hari Atmoko

Berita terkait

|

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.

SEKILAS

Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.

Copyright © 2026 | Powered by Bumi Alumni