Koperasi dan UMKM | 01-Jul-2026
Jakarta, 01/7 (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur membekali seratus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner dengan pelatihan untuk menghadapi pasar ritel modern.
"Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Timur membekali 100 pelaku UMKM dengan pelatihan peningkatan kapasitas sehingga bisa menghadapi pasar ritel modern," kata Sekretaris Kota Jakarta Timur Eka Darmawan di Jakarta, Rabu.
Pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkot Jakarta Timur dalam mendorong UMKM naik kelas melalui penguatan kapasitas pelaku usaha dan perluasan akses pasar.
Menurut Eka, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi strategi penting untuk menciptakan produk-produk UMKM.
"Ketika semua berkolaborasi, maka ke depannya menjadi strategi untuk menciptakan produk UMKM berkualitas, inovatif, dan berdaya saing sehingga mampu menembus jaringan ritel modern," jelas Eka.
Selain itu, Eka menyebut dukungan masyarakat terhadap produk UMKM lokal juga menjadi faktor penting untuk memperkuat perekonomian daerah.
"Mari masyarakat untuk semakin mencintai dan membeli produk hasil karya pelaku usaha lokal. Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin dan semakin diperkuat pada masa mendatang," ucap Eka.
Eka berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, mulai dari kualitas produk, pengemasan, hingga kemampuan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Hal ini juga seiring dengan visi dan misi Jakarta dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pertumbuhan ekonomi khusus di Jakarta Timur.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Timur Andi Ahmad Refi menjelaskan pelatihan yang diikuti 100 pelaku UMKM kuliner ini berasal dari 10 kecamatan se-Jakarta Timur.
Mereka memproduksi beragam makanan olahan seperti keripik, cemilan, makanan ringan, hingga produk pangan.
Seluruh peserta telah memenuhi persyaratan legalitas usaha, seperti memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) atau izin BPOM dan sertifikat halal.
"Legalitas tersebut menjadi syarat utama bagi produk UMKM untuk dapat dipasarkan di jaringan ritel modern," kata Andi.
Andi menyebut selain materi pelatihan, peserta juga membawa produk unggulannya untuk mengikuti proses kurasi bersama PT Indomarco Prismatama (Indomaret).
Kurasi mencakup penilaian kualitas produk, pengemasan dan kesiapan produk sebelum dipasarkan di gerai ritel modern.
Andi berharap melalui pelatihan dan kurasi tersebut semakin banyak produk UMKM lokal yang memenuhi standar pasar modern sehingga mampu memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan daya saing, dan mendorong pelaku usaha naik kelas.
Oleh Siti Nurhaliza
Editor : Mentari Dwi Gayati
Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.
Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.