Koperasi dan UMKM | 07-Jul-2026

Babel beri perlindungan BPJS Ketenagakerjaan 7.000 pelaku usaha

Pangkalpinang, 06/7 (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada 7.000 pekerja dan pelaku usaha sektor UMKM di daerah itu.

"Ini merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin aman, terlindungi dan produktif dalam menjalankan usaha yang digeluti," kata Kepala Dinas KUKM Provinsi Babel Arie Primajaya di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan program perlindungan kepada para pelaku UMKM dan pekerja sektor informal lainnya ini dibiayai langsung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Babel.

Jumlah pekerja yang akan dibantu perlindungan sosial ketenagakerjaan 7.000 orang untuk pelaku UMKM, setiap kabupaten/kota dapat jatah antara 800 hingga 1.000 orang.

"Saat ini sedang kita kerjakan kegiatan ini agar benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran, ini merupakan bentuk perhatian kepada para pekerja rentan yang akan terus kita upayakan berlanjut di tahun-tahun berikutnya," katanya.

Ia mengatakan dalam dua tahun terakhir pertumbuhan jumlah pelaku UMKM di daerah itu cukup signifikan.

"Berdasarkan kewenangan Pemerintah Provinsi yang hanya menangani pelaku usaha kecil, jumlah pelaku usaha saat ini lebih dari 6.000 pelaku usaha, dua tahun lalu tercatat sekitar 4.000 pelaku usaha," katanya.

Menurut dia, ada dinamika pada klasifikasi pelaku UMKM, meskipun pertumbuhan pelaku usaha kecil meningkat, namun pelaku usaha mikro saat ini tercatat turun dari 200 menjadi 160..

"Namun penurunan itu juga diimbangi kenaikan kelas usaha dari sebelumnya masuk klasifikasi pelaku usaha baru langsung masuk ke usaha sedang dan menengah, ada juga dari pelaku usaha mikro yang meningkat jadi pelaku usaha kecil dan pelaku usaha kecil naik ke sedang," katanya.

Menurut dia, pertumbuhan UMKM paling banyak terjadi di sektor olahan makanan karena bahan baku produk mudah didapat dan para pelaku mulai terbiasa mengolah bahan itu menjadi berbagai jenis produk makanan siap santap.

"Pertumbuhan UMKM kita banyak di sektor olahan makanan dan ini cukup signifikan," ujarnya.


Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Maximianus Hari Atmoko
Berita terkait

|

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.

SEKILAS

Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.

Copyright © 2026 | Powered by Bumi Alumni