Koperasi dan UMKM | 27-Aug-2026
Ambon, 27/8 (ANTARA) - Kodam XV/Pattimura menata kawasan sekitar Terminal Pasar Mardika, Ambon, untuk menyediakan ruang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan pejalan kaki.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XV/Pattimura Letkol Inf Adi Swastika dalam keterangan yang diterima di Ambon, Rabu (26/8), mengatakan penataan tersebut merupakan bagian dari revitalisasi kawasan yang telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Ambon dan instansi teknis terkait.
"Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari penataan kawasan sekitar Kodam XV/Pattimura dan telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Ambon serta pihak terkait. Kami memastikan seluruh proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tetap mengutamakan kepentingan umum," ujar dia.
Ia menjelaskan fasilitas yang dibangun di sekitar Terminal Pasar Mardika merupakan tahapan pekerjaan penataan kawasan dan tidak dimaksudkan untuk menutup akses pejalan kaki secara permanen.
Menurut dia, penataan itu atas arahan Pangdam XV/Pattimura untuk merevitalisasi kawasan sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan pejalan kaki sekaligus menyediakan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Ini merupakan keinginan Bapak Pangdam XV/Pattimura, agar area tersebut ditata dan direvitalisasi kembali menjadi ruang bagi UMKM masyarakat. Tujuannya jelas untuk meningkatkan perekonomian warga Ambon," katanya.
Adi mengatakan penyediaan ruang bagi UMKM di kawasan tersebut diharapkan memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk menjalankan aktivitas ekonomi secara lebih tertata di sekitar Pasar Mardika.
Namun, ia mengakui pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung dapat berdampak terhadap kenyamanan dan mobilitas masyarakat, terutama pejalan kaki dan pengguna jalan di sekitar kawasan tersebut.
Karena itu, Kodam XV/Pattimura menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang mungkin timbul selama proses pembangunan berlangsung.
Ia mengatakan pelaksana di lapangan telah diarahkan untuk melakukan langkah mitigasi agar akses masyarakat, khususnya pejalan kaki, tetap dapat difasilitasi secara aman selama pekerjaan berlangsung.
Terkait sorotan mengenai penggunaan area trotoar dalam pembangunan tersebut, Adi meminta masyarakat melihat persoalan berdasarkan konteks, fungsi, aspek administrasi, dan batas area pekerjaan yang dilakukan.
"Kami menghargai kritik dan masukan masyarakat maupun pemberitaan media. Ini menjadi bagian penting bagi kami untuk melakukan evaluasi dan memastikan pekerjaan dapat berjalan secara tertib, transparan, serta tetap memperhatikan kepentingan masyarakat," ujarnya.
Kapendam menambahkan Kodam XV/Pattimura akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, dan instansi teknis terkait untuk memastikan aspek tata ruang, keselamatan pengguna jalan, fasilitas pejalan kaki, serta ketentuan pembangunan menjadi perhatian selama pekerjaan berlangsung.
Ia berharap penataan kawasan Terminal Pasar Mardika dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman, dengan tetap menjamin akses serta keselamatan pejalan kaki dan menyediakan ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat
Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.
Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.