Koperasi dan UMKM | 15-Sep-2026
Kudus, 14/9 (ANTARA) - Dekranasda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, membekali puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan literasi finansial, manajemen modal, hingga legalitas usaha untuk mendorong UMKM semakin berkembang dan memiliki daya saing.
"Pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan pelaku UMKM sekaligus mendukung program penanggulangan kemiskinan daerah. Harapannya para pelaku UMKM tersebut bisa membuka peluang penyerapan tenaga kerja, sehingga bisa menekan angka kemiskinan di Kabupaten Kudus," kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kudus Endhah Sam'ani Intakoris saat menjadi narasumber dalam Talkshow Motivasi Kewirausahaan bagi Pelaku UMKM di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung C, Kudus, Senin.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Dekranasda Kudus menggandeng Bank Jateng Kudus untuk memberikan pelatihan kepada para pelaku UMKM, khususnya terkait pengelolaan keuangan dan modal usaha.
Endhah mengatakan selain meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, Dekranasda juga berupaya membantu pelaku UMKM dalam memperluas pemasaran produk. Pemasaran tersebut disiapkan melalui dua jalur, yakni secara luring dan daring.
"Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM kita bantu pemasarannya. Kami sudah punya Galeri Dekranasda untuk marketing secara offline, dan untuk online kami punya website resmi untuk memasarkan produk-produk UMKM lokal," ujar dia.
Menurut dia, pendampingan terhadap pelaku UMKM tidak hanya berhenti pada aspek pemasaran. Dekranasda juga membantu pelaku usaha memenuhi berbagai persyaratan legalitas, mengingat masih terdapat UMKM yang belum memiliki izin usaha secara resmi.
"Kami juga bantu lewat perizinan, karena ternyata banyak di antara mereka yang belum punya izin. Jadi kami bantu NIB-nya, kami juga bantu untuk sertifikat halalnya," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus Satria Agus Himawan menyampaikan kegiatan pelatihan yang didukung melalui CSR Bank Jateng tersebut diikuti 45 pelaku UMKM.
"Pelatihan UMKM hasil kerja sama dengan CSR Bank Jateng ini diikuti oleh 45 peserta, terdiri dari 20 pelaku UMKM Kuliner, 15 pelaku UMKM Ekraf, dan 10 pelaku UMKM Fesyen," katanya.
Satria menambahkan promosi produk para peserta juga akan difasilitasi melalui kanal digital resmi Dekranasda Kudus. Setiap produk akan dilengkapi dengan foto, alamat, serta nomor kontak pelaku UMKM sehingga calon pembeli dapat menghubungi penjual secara langsung.
Kegiatan talkshow dan pelatihan bagi pelaku UMKM tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 September 2026, dengan materi yang diberikan secara bertahap. Di antaranya, pelatihan Finansial dan Manajemen Modal UMKM dari Bank Jateng, kemudian materi Legalitas dan Perizinan Berusaha dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus, sebelum ditutup dengan Talkshow Motivasi yang diisi langsung oleh Ketua Dekranasda Kudus.
Pada hari kedua, peserta mengikuti Workshop Sertifikasi Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kabupaten Kudus. Dilanjutkan dengan pelatihan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh Bapperida Kudus.
Sedangkan hari terakhir materi workshop digitalisasi UMKM yang disampaikan Chakalica Widyadipraja, profesional di bidang digital dan ekonomi kreatif. Kemudian ditutup dengan workshop pengemasan dan desain produk oleh seorang graphic designer sekaligus pengajar di SMK Raden Umar Said.
Setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk memasarkan dan memperkenalkan produk mereka dalam Kudus Expo UMKM 2026 yang berlangsung di Alun-alun Kudus mulai 18-20 September 2026.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Virna P Setyorini
Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.
Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.