Koperasi dan UMKM | 12-Jun-2026
Makassar, 12/6 (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar menggandeng Bank Sulselbar (Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat) untuk menyediakan dan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha atau UMKM, termasuk pedagang kaki lima (PKL) yang direlokasi atau terdampak penataan kawasan kota.
Saat ini, Pemkot Makassar tengah melakukan penataan kawasan kota, termasuk penertiban pedagang yang berjualan di lokasi-lokasi yang tidak diperuntukkan untuk aktivitas usaha.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Kamis (11/06) menyebut Pemkot Makassar telah berkoordinasi dengan Bank Sulselbar agar para pedagang yang telah direlokasi maupun dipindahkan ke lokasi resmi, tetap memperoleh akses pembiayaan usaha melalui program KUR.
"Pemerintah Kota melakukan penataan terhadap pedagang yang berjualan di tempat-tempat fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti di atas drainase, perlu kita edukasi, dibarengi solusi KUR," ungkapnya.
Langkah tersebut, kata Munafri, merupakan bentuk pemberdayaan yang lebih berkelanjutan karena tidak hanya menata ruang kota, tetapi juga memastikan pelaku usaha tetap memiliki kesempatan untuk berkembang.
Kerja sama dengan Bank Sulselbar secara resmi ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Wali Kota Makassar dengan pihak Bank Sulselbar terkait pembiayaan KUR bagi pelaku UMKM Makassar pada pembukaan Ewa-Ko Fest 2026 bertajuk "Edukasi Wirausaha Kolaboratif dan Inovatif" (Makassar Entrepreneurship Festival), dalam memperingati Hari Kewirausahaan Nasional Tahun 2026 di Makassar, Kamis (11/06).
Pada kesempatan tersebut, Pemkot Makassar melalui Dinas Koperasi dan UKM bersama Bank Sulselbar menyerahkan bantuan pembiayaan KUR kepada sejumlah pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari usaha kuliner, rumah kreatif, usaha pendingin, hingga usaha warung.
Dikatakan Munafri, UMKM tidak hanya hadir untuk menjual produk, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja. Maka dari itu Pemkot Makassar terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah melalui perluasan akses pembiayaan usaha.
Politisi Golkar itu mengapresiasi komitmen Bank Sulselbar yang siap memberikan dukungan maksimal kepada pelaku UMKM melalui penyaluran KUR dengan bunga yang relatif rendah. "Ini tentu sangat membantu pelaku usaha dalam mengakses permodalan," tambahnya.
Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar menjalin kemitraan dengan Bank Sulselbar serta sejumlah perbankan lainnya untuk memperluas akses Kredit Usaha Rakyat bagi pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar Arlin Ariesta menyebut kebijakan ini sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar yang ingin memastikan penataan kota berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Kami tidak hanya mendorong para pedagang untuk berjualan secara tertib di lokasi yang telah disediakan, tetapi juga membantu mereka memenuhi standar usaha yang dibutuhkan," ujarnya.
Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.
Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.