Koperasi dan UMKM | 17-Jul-2026

Lebak tingkatkan kualitas UMKM produk berbasis perikanan tangkap

Lebak, 16/7 (ANTARA) - ‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, meningkatkan kualitas usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) produk berbasis perikanan tangkap agar menembus pasar domestik dan mancanegara, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

‎Kepala Bidang Pelayanan Usaha Perikanan (PUP) Kabupaten Lebak Oktody Pamungkas di Lebak, Kamis, mengatakan pemerintah daerah mendorong UMKM produk olahan pangan berbasis bahan baku ikan tangkap memiliki kualitas dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

‎Saat ini, pelaku UMKM produk olahan ikan tangkap tumbuh dan berkembang di Binuangeun dan Malingping. ‎Bahkan, produk makanan olahan pangan berbasis ikan kini menjadi andalan ekonomi masyarakat pesisir, ujar dia. 

‎Di antaranya produksi berbasis ikan mulai kerupuk ikan, baso ikan, ikan asin, pindang, otak-otak, dendeng ikan, sate bandeng, abon ikan, rendang ikan, camilan ikan dan lainya dan produknya menembus supermarket di Jakarta.

‎"Kami melakukan pembinaan dan pelatihan peningkatan kualitas juga menyalurkan bantuan peralatan untuk peningkatan produksi olahan pangan bahan baku ikan tangkap," katanya menjelaskan.

‎Saat ini, menurut dia, pelaku UMKM berbasis ikan sekitar 150 unit usaha dan perputaran uang mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

‎Berkembangnya UMKM produk makanan olahan itu dipastikan ekonomi keluarga nelayan sejahtera.

‎"Bila nelayan itu tidak melaut akibat cuaca buruk maka bisa memproduksi aneka kerajinan berbasis ikan itu," ujar dia.

‎Sementara itu, Ketua Kelompok Usaha Bersama (Kube) Karya Mandiri Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak Bedah mengatakan selama ini produksi abon ikan tuna dan martin dan menembus pasar supermarket di Jabotabek dengan merek "Bu Bedah".

‎Kualitas abon ikan Bu Bedah memiliki keunggulan, di antaranya bisa bertahan delapan bulan tanpa pengawet juga rasanya renyah, gurih, nikmat serta kandungan proteinnya cukup tinggi.

‎"Kami memasok abon ikan bisa mencapai dua ton per bulan dengan harga Rp150.000 per kilogram," katanya menjelaskan.


Pewarta : Mansyur suryana
Editor : Virna P Setyorini
Berita terkait

|

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.

SEKILAS

Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.

Copyright © 2026 | Powered by Bumi Alumni