Koperasi dan UMKM | 29-Jul-2026
Makassar, Sulsel, 29/7 (ANTARA) - Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sulawesi Selatan terus fokus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerahnya.
"Perluasan akses pembiayaan ini menjadi salah satu fokus TPAKD Sulsel melalui pilar proteksi dan permodalan," kata Sekda Sulsel Jufri Rahman, dalam keterangannya di Makassar, Sulsel, Rabu.
Ia menjelaskan salah satunya melalui program PHINISI yang diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan formal, khususnya bagi UMKM, pedagang, petani, dan nelayan, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap rentenir.
Program PHINISI mencatat total plafon sebesar Rp31,38 triliun atau 111,84 persen dari target, dengan 958.923 rekening atau mencapai 110,61 persen dari target.
TPAKD Sulsel, kata dia, juga mengembangkan klasterisasi UMKM melalui ekosistem pembiayaan dari hulu hingga hilir.
Sepanjang 2025, program tersebut mencatat 1.611 klaster dengan 22.275 debitur dan total plafon kredit Rp644,46 miliar.
Menurut Jufri, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya TPAKD Sulsel memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi produktif di daerah.
TPAKD merupakan forum koordinasi antarlembaga yang dibentuk untuk mendorong percepatan akses keuangan di daerah.
Forum ini melibatkan pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, instansi vertikal, industri jasa keuangan, akademisi, asosiasi pengusaha, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.
TPAKD Provinsi Sulsel sebelumnya meraih penghargaan Pelaksana Program TPAKD Terbaik pada TPAKD Award 2025.
Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.
Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.