Koperasi dan UMKM | 23-Oct-2026

Bank Jatim fasilitasi tiga UMKM Jatim jajaki pasar Aceh

Surabaya, Jawa Timur, 23/10 (ANTARA) -

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memfasilitasi tiga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan untuk memperkenalkan produk unggulan dan menjajaki peluang perdagangan di Aceh melalui Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan keterlibatan perseroan dalam misi dagang tersebut merupakan bentuk kontribusi sektor perbankan untuk mempertemukan produk unggulan Jawa Timur dengan calon pembeli di daerah lain sekaligus memperluas peluang kerja sama perdagangan antardaerah.

"Bank Jatim memandang Misi Dagang dan Investasi ini sebagai momentum strategis untuk mempertemukan potensi UMKM dengan peluang pasar yang lebih luas," katanya dalam keterangan di Surabaya, Jumat. 

Sebanyak tiga UMKM yang difasilitasi tersebut yakni Masnia Collection dari Pasuruan yang memproduksi pakaian bordir, Sharleez Skincare dari Surabaya yang menawarkan produk perawatan kulit, serta Batik Gajah Mungkur dari Gresik yang memasarkan produk batik.

Melalui keikutsertaan itu, Bank Jatim membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada calon pembeli dan mitra bisnis di Aceh sekaligus menjajaki potensi transaksi yang dapat memperluas jangkauan pemasaran produk Jawa Timur.

Winardi menilai dukungan perbankan terhadap UMKM perlu disertai pembukaan akses pasar agar pelaku usaha tidak hanya memiliki kemampuan mengembangkan produksi tetapi juga peluang memperluas penjualan dan membangun kemitraan di luar daerah asal.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan misi dagang menjadi instrumen strategis untuk mempertemukan daerah yang memiliki komoditas dengan daerah yang membutuhkan pasokan, memperpendek rantai distribusi, dan memperluas pasar produk unggulan dalam negeri.

Khofifah menjelaskan capaian transaksi dalam misi dagang didukung proses kurasi pelaku usaha dan produk sedikitnya dua kali serta pelaksanaan business matching minimal lima kali termasuk secara daring untuk mempertemukan potensi produksi dengan kebutuhan pasar.

Capaian transaksi Rp1,21 triliun dalam misi dagang tersebut, menurut dia, membuka peluang bagi pelaku usaha kedua provinsi untuk mengembangkan kerja sama perdagangan dan investasi yang dapat ditindaklanjuti secara berkelanjutan.


Pewarta : Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Virna P Setyorini
Berita terkait

|

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.

SEKILAS

Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.

Copyright © 2026 | Powered by Bumi Alumni