Koperasi dan UMKM | 30-Oct-2026

Pemkot Batam bayarkan Rp42,6 juta untuk subsidi bunga pinjaman UMKM

Batam, 30/10 (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) membayarkan subsidi bunga dan margin pembiayaan sebesar Rp42,6 juta kepada perbankan untuk mendukung permodalan 83 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga September 2026.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam Salim mengatakan nilai tersebut merupakan realisasi pembayaran subsidi bunga dan margin atas pinjaman yang diakses pelaku UMKM.

“Berdasarkan realisasi pembayaran bunga hingga September 2026, sudah mencapai Rp42,6 juta. Ini merupakan bunga dan subsidi margin yang dibayarkan Pemkot Batam kepada bank untuk pinjaman UMKM,” kata Salim saat dihubungi di Batam, Jumat.

Pemkot Batam memberikan subsidi bunga atau margin pembiayaan dengan plafon pinjaman maksimal Rp20 juta per pelaku usaha dan tenor pengembalian selama dua tahun.

Skema ini diharapkan membantu pelaku UMKM memperoleh modal usaha dengan beban pembiayaan yang lebih ringan.

“Jumlah pelaku UMKM yang mengikuti program pinjaman Rp20 juta ini terus bertambah. Saat pertama di 2025 itu kami hanya bekerjasama dengan Bank BTN dan tercatat 22 pelaku usaha yang mengakses pembiayaan,” katanya.

Sementara pada 2026, lanjutnya, jumlah penerima baru meningkat setiap bulan dengan adanya kerjasama dengan dua perbankan lain, yakni Bank Riau Kepri (BRK) Syariah dan Bank Sumut.

Pada Juni 2026 tercatat enam pelaku usaha, kemudian bertambah menjadi 15 pada Juli, 17 pada Agustus, dan 23 pada September.

“Dari total 83 nasabah, sebanyak 52 pelaku usaha mengakses pembiayaan melalui Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, 22 melalui Bank Tabungan Negara (BTN), dan sembilan melalui Bank Sumut,” katanya.

Salim menilai tingginya minat pelaku UMKM terhadap BRK Syariah menunjukkan persyaratan agunan yang diterapkan bank tersebut tidak selalu menjadi hambatan bagi calon penerima pembiayaan.

“Ini membuktikan bahwa agunan bukan sesuatu yg memberatkan karena yang dijadikan agunan sesuai dengan pinjaman. Selain itu, BRK Syariah juga bergerak di semua cabang, ada 9 atau 10 di Batam, dan memiliki target bulanan yang harus dicapai untuk jumlah nasabah,” katanya.

Sementara itu, Bank Sumut yang baru bergabung melalui penandatanganan nota kesepahaman pada Juli 2026 juga tengah mengintensifkan upaya mencari nasabah.

Selain itu, Salim mengatakan pihaknya juga sedang membahas peluang kerja sama dengan Bank Jatim melalui penyusunan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama (PKS), sehingga diharapkan semakin banyak pilihan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.


Oleh Amandine Nadja
Editor : Ahmad Wijaya
Berita terkait

|

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.

SEKILAS

Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.

Copyright © 2026 | Powered by Bumi Alumni