Koperasi dan UMKM | 30-Oct-2026
Bandarlampung, 30/10 (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela mengatakan melalui Lampung Economic Investment Forum (LEIF) menjadi sarana mendorong produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerahnya mampu masuk pasar global.
"Membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan usaha mikro kecil dan menengah di Lampung untuk menembus pasar global sangatlah penting," ujar Jihan Nurlela berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut dilakukan melalui pelaksanaan Lampung Economic Investment Forum (LEIF), yang dirancang mempertemukan industri dan UMKM dengan pasar global.
"Melalui forum ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama bisnis antar pelaku usaha serta memperkuat hubungan pemerintah dengan dunia usaha," katanya.
Dia melanjutkan tantangan utama UMKM untuk memasuki pasar internasional tidak hanya terkendala pada ketersediaan produk saja, melainkan pada kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan dan standar pasar global.
Banyak produk UMKM memiliki kualitas, cita rasa dan desain yang mampu bersaing dengan produk luar negeri. Dan potensi tersebut perlu diimbangi dengan perubahan pola pikir pelaku usaha agar tidak hanya berorientasi pada penjualan domestik, tetapi juga mampu membangun bisnis berstandar internasional.
"Yang menjadi tantangan kita bersama adalah bagaimana UMKM ini memiliki pola pikir global. Hari ini banyak UMKM yang masih berpikir yang penting bisa berjualan dan ada yang membeli, tetapi belum bergeser ke arah pasar global," ujar dia.
Menurut dia, dengan adanya permasalahan tersebut maka Pemerintah Provinsi Lampung terus mengevaluasi pendekatan pembinaan UMKM. Jika sebelumnya dukungan banyak berfokus pada pelatihan, seperti peningkatan kualitas kemasan dan pengembangan produk. Kini pendekatan diperluas dengan membuka akses pasar dan mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli.
"Pendekatannya harus bergeser menjadi market enabler. Kita tidak cukup hanya melatih UMKM, tetapi juga harus membantu menyiapkan pasarnya agar produk mereka benar-benar bisa terserap," katanya menambahkan.
Ia mengatakan Lampung memiliki modal besar untuk mengembangkan ekspor, mulai dari posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, dukungan infrastruktur transportasi, hingga kekayaan komoditas unggulan seperti singkong, jagung, gula, dan kopi yang telah menjangkau pasar internasional.
"Namun sebagian ekspor Lampung masih didominasi bahan mentah atau produk dengan tingkat pengolahan terbatas. Kondisi juga membuat nilai tambah yang dinikmati daerah dan pelaku usaha belum optimal, sebagai contoh kopi Lampung masih banyak diekspor dalam bentuk green bean," kata dia.
Dia melanjutkan bila dilakukan pengolahan menjadi biji kopi sangrai, kopi bubuk, hingga produk siap jual dalam kemasan berpotensi meningkatkan nilai ekonomi produk secara signifikan.
"Potensi komoditas kita sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi, sehingga produk yang kita ekspor bukan hanya bahan mentah, tetapi juga produk olahan yang memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat," ujar dia.
Ia mengatakan untuk mewujudkan hal tersebut, maka perlu memperkuat akses UMKM terhadap berbagai kebutuhan usaha, mulai dari akses standar dan sertifikasi, pembiayaan, pasar, hingga informasi yang lengkap mengenai program dukungan pemerintah.
"Informasi mengenai fasilitas pembiayaan, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta pemenuhan perizinan dan sertifikasi seperti halal dan BPOM harus dapat diakses secara lebih mudah dan menyeluruh oleh pelaku usaha," katanya menambahkan.
Menurut dia, UMKM perlu didorong untuk menjaga konsistensi kualitas serta meningkatkan kapasitas produksi karena pasar ekspor tidak hanya menuntut produk yang baik, tetapi juga kemampuan memenuhi pesanan dalam jumlah besar dan menyediakan pasokan secara berkelanjutan.
"Pemerintah juga akan menata akses dari hulu hingga hilir, mulai dari standar, pembiayaan, pasar, sampai informasi. UMKM juga harus disiapkan agar berani meningkatkan kuantitas produksi dan menjaga kualitas secara konsisten, agar bisa mendorong produk masuk pasar global," ujar dia.
Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.
Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.