Koperasi dan UMKM | 30-Oct-2026

Kemenkeu libatkan pelaku UMKM Bengkulu peringati HORI Ke-80 Tahun 2026

Kota Bengkulu, 30/10 (ANTARA) - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) melibatkan sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal binaan dalam peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) Ke-80 Tahun 2026 di Provinsi Bengkulu.

Pelibatan para pelaku UMKM dalam HORI yang diperingati setiap tanggal 30 Oktober itu sebagai bentuk dukungan jajaran Kementerian Keuangan terhadap pengembangan usaha masyarakat, serta membuka kesempatan bagi produk lokal untuk semakin dikenal luas.

"Bazar ini menjadi bagian dari peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) Ke-80 di Provinsi Bengkulu yang tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan pengelolaan keuangan negara, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan UMKM," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Kemenkeu Bengkulu Zaid Burhan Ibrahim di Kota Bengkulu, Jumat.

Ia menyebutkan bahwa pelaku UMKM di Provinsi Bengkulu memiliki peluang besar untuk berkembang jika mendapatkan ruang pemasaran, pendampingan dan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.

Untuk itu, dengan dilaksanakannya bazar dalam rangka HORI Ke-80 diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan konsumen dan meningkatkan penjualan.

"Harapan kita, UMKM ini bisa naik kelas. Usaha yang sebelumnya masih kecil dapat berkembang menjadi menengah, kemudian tumbuh lebih besar lagi," ujar dia.

Zaid menerangkan bahwa kegiatan bazar melibatkan berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Keuangan Provinsi Bengkulu seperti Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, serta Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.

Masing-masing unit tersebut memberikan ruang bagi pelaku UMKM binaan maupun pelaku usaha yang selama ini mendapatkan pendampingan untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

"Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku usaha agar mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat kapasitas bisnis," sebutnya.

Menurut dia, keberhasilan UMKM tidak hanya diukur dari kemampuan menghasilkan produk, tetapi harus memperhatikan kualitas rasa, tampilan kemasan, daya tarik produk, hingga kemampuan memberikan pelayanan kepada konsumen.

Oleh karena itu, Zaid mengajak masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam mendukung pertumbuhan usaha lokal dengan membeli produk yang ditawarkan para peserta bazar.

Selain dukungan konsumen, peran media massa juga dinilai penting dalam memperkenalkan keberadaan UMKM kepada publik, sebab pemberitaan mengenai produk dan aktivitas pelaku usaha dapat membantu meningkatkan popularitas sekaligus memperluas peluang pemasaran.

"Dengan adanya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan media dapat terus terbangun sehingga UMKM Bengkulu memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang," katanya.

Menurut dia, jika usaha masyarakat semakin maju, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha.

"Pertumbuhan tersebut juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan produktivitas serta memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah," jelas Zaid.

 


Pewarta : Anggi Mayasari
Editor : Agus Salim

Berita terkait

|

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.

SEKILAS

Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.

Copyright © 2026 | Powered by Bumi Alumni