Koperasi dan UMKM | 04-Nov-2026
Kota Bekasi, 03/11 (ANTARA) - Kamar dagang dan industri (Kadin) Kota Bekasi, Jawa Barat menjajaki kolaborasi strategis bersama dewan kerajinan nasional daerah (Dekranasda) setempat melalui upaya penguatan pelaku usaha kecil dengan mempersiapkan UMKM menuju pasar nasional.
"Kami berkomitmen untuk memperkuat pembinaan UMKM, membuka peluang usaha bagi perajin lokal serta memperluas pemasaran produk unggulan daerah hingga pasar nasional," kata Ketua Kadin Kota Bekasi Qadar Ruslan Siregar di Bekasi, Selasa.
Dia mengatakan melalui agenda pertemuan ini, keduanya menyepakati kolaborasi diarahkan pada penciptaan peluang usaha yang nyata bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) maupun perajin lokal.
Salah satu agenda konkret yang dibahas adalah pemberdayaan perajin batik lokal. Ia menawarkan peluang kepada perajin binaan Dekranasda untuk memproduksi seragam batik Kadin Kota Bekasi sekaligus membantu memperluas pemasaran produk tersebut melalui jaringan dunia usaha hingga tingkat nasional.
"Kami ingin potensi yang dimiliki para perajin dan pelaku UMKM Kota Bekasi terhubung langsung dengan jaringan dunia usaha. Contoh, kebutuhan seragam batik Kadin bisa diproduksi perajin lokal. Setelah itu, kami akan membantu membuka akses pemasaran lebih luas sehingga produk mereka memiliki kesempatan berkembang hingga pasar nasional," ujarnya.
Menurutnya, Kadin memiliki jaringan pengusaha dan pelaku usaha dari berbagai sektor yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pasar produk lokal. Selain membuka peluang produksi, kedua pihak juga menjajaki program pembinaan bersama agar UMKM semakin siap bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar.
Ketua Dekranasda Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto menyambut baik inisiatif serta komitmen Kadin Kota Bekasi, terutama perhatian dunia usaha terhadap pengembangan perajin dan produk unggulan daerah.
"Tentu menjadi peluang yang sangat positif bagi para perajin dan pelaku UMKM binaan Dekranasda. Harapannya, produk-produk lokal semakin berkembang, memiliki pasar yang lebih luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kota Bekasi," katanya.
Kedua pihak juga berencana menuangkan sinergi tersebut dalam bentuk nota kesepahaman perjanjian kerja sama sebagai landasan pelaksanaan program kolaborasi, termasuk pembinaan para pelaku UMKM dan pengembangan peluang usaha bagi perajin lokal.
Dalam pertemuan tersebut, Qadar turut membahas soal rencana penyelenggaraan Kadin Fest 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 30-31 Januari 2027 sebagai salah satu wadah kolaborasi berbagai sektor usaha, termasuk industri kreatif dan UMKM lokal.
Wiwiek menyambut baik rencana tersebut dan menyampaikan bahwa Dekranasda Kota Bekasi akan memanfaatkan momentum Kadin Fest 2027 untuk menampilkan berbagai produk unggulan binaannya.
Kehadiran produk-produk tersebut diharapkan dapat membuka peluang promosi, mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli serta memperluas jejaring usaha.
"Kami ingin Kadin Fest juga menjadi kesempatan bagi produk-produk unggulan Kota Bekasi untuk mendapatkan panggung yang lebih luas. Ketika dunia usaha, pemerintah, dan komunitas UMKM saling terhubung, akan semakin banyak peluang ekonomi yang bisa diciptakan," kata dia.
Melalui sinergi Kadin dengan Dekranasda, pengembangan UMKM di Kota Bekasi diharapkan semakin terarah mulai dari pembinaan, peningkatan kualitas produk hingga perluasan akses pemasaran hingga penciptaan peluang usaha berkelanjutan.
Pewarta : Pradita Kurniawan Syah
Editor : Budhi Santoso
Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.
Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.